Arsip Kategori: Bore Up

Modifikasi Yamaha V-ixion 2010 Teknologi Injeksi Spec Down Jadi Teknologi Karbu

Modifikasi Yamaha V-ixion 2010 Teknologi Injeksi Spec Down Jadi Teknologi KarbuTeknologi injeksi di balapan, belum semua dibantu part dan man power yang mendukung. Makanya sebagaian tunner rumahan, masih pede akan filosofi soal mudahnya bikin motor karburator ketimbang injeksi. Malah untuk kebutuhan balap, ada yang ubah sistem bahan bakar injeksi jadi karburator.

Selain itu, komponen aftermarket Electronic Control Unit (ECU), kerap bermasalah, tunner yang garap V-ixion ini. Ubah sistem injeksi ke karburator, pengapian Yamaha Jupiter MX. Mulai dari spul, magnet, koil dan CDI BRT I-Max Jupiter MX. Baca lebih lanjut

Bore Up dan Stroke Up 215 cc Yamaha Jupiter MX 135

Bore Up dan Stroke Up 215 cc Yamaha Jupiter MX 135Untuk mencapai kapasitas 215 cc, tentu harus main bore up dan stroke up. Paling pertama dilakukan bore up dengan cara menggunakan seher piston CBR 150R oversize 250. Jadi, diameternya 66 mm.Boring pun ikut diganti pakai punya Honda Tiger. “Supaya piston bisa masuk ke silinder blok.

Menggunakan seher dan boring segede itu, dipastikan mengganggu water jacket atau saluran air pendingin. Supaya tetap menggunakan pendingin air, ditutup dan dibikin jalur baru. Masuk dari atas dan keluar dari bawah.

Bore Up dan Stroke Up 215 cc Yamaha Jupiter MX 135Setelah itu disusul main stroke up. Supaya langkah lebih panjang, posisi pusat big end digeser 2 mm. Naik-turun 2 mm, jadinya stroke total bertambah 4 mm. Sehingga total langkah piston kini 62,7 mm. Jadinya bisa dihitung kapasitas silindernya. Dari diameter seher 66 mm dan stroke 62,7 mm. Volume silinder kini 214,4 cc, atau kalau digenapkan jadi 215 cc.

Namun akibat naik stroke dan diikuti pemakaian setang seher asli Kawasaki Ninja 150R, dipastikan posisi blok harus diganjal. Dimaksudkan agar seher tidak mentok kepala silinder, Apalagi setang milik Ninja lebih panjang 4 mm dan menggunakan paking tebal dari bahan duralium. “Tebal paking ini 6 mm.

Untuk mengimbangi silinder yang sudah bengkak, klep isap dan buang diganti. Pakai yang ukuran payungnya lebih lebar. Dipilih klep yang punya kode EE, aslinya klep ini milik Mitsubishi Lancer. Standarnya klep ini punya ukuran 31 mm untuk klep isap dan 25 mm untuk ex.

Namun dipasang di head MX dibikin kecil. Klep isap dibuat 26 mm dan ex 23 mm. “Pemakain klep EE dirasa lebih kuat karena batangnya 5 mm dan panjang klep bisa diatur dengan cara dibubut,” tambah mekanik yang berbadan subur itu.
Bore Up dan Stroke Up 215 cc Yamaha Jupiter MX 135
Selain itu, pengabut bahan bakar diganti yang lebih gede. Aplikasi karbu Keihin PE 28 yang direamer jadi 31 mm. Diseting dengan aplikasi main-jet 150 dan pilot-jet 58. Kemudian pengapian dibikin total loss. “Magnet dibubut agar ringan dibikin jadi 750 gram.

Untuk mengatur timing pengapian dipilih CDI BRT I-Max. Klop dipadukan dengan koil YZ orisinal. “Selain api pembakaran lebih besar, torsi lebih cepat dan tarikan atas sampai bawah ngisi terus,” Wajib.

Pekerjaan terakhir benahi aliran gas buang. Knalpot orisinil diganti. Sebagai gantinya, dipakai jenis model free flow buatan sendiri. “Knalpot sangat berpengaruh pada power mesin. Karena pembuangan akhir mesin yaitu dilubang pembuangan.

Paket Bore-up 130 cc-Open Harga Tergantung Kualitas

Paket Bore-up 130 cc-Open Harga Tergantung KualitasMau berjaya di balapan kelas 130 cc-open atau ingin bore up skutik harian yang tenaganya setara dengan motor balap? Enggak usah bingung sob, banyak bengkel atau matic shop menyediakan paket untuk keperluan tersebut.

Soal harga tergantung part racing yang dipakai dan ketersediaan barang. Sementara waktu pengerjaan, rata-rata bengkel atau matic shop klaim bisa selesai paling lama 2 minggu.

Mau tahu apa saja pengerjaan yang dilakukan? Baca lebih lanjut

Paket Bore Up Yamaha Jupiter MX 135 Cukup 150cc Buat Harian

Assalamuallaikum warrahmatullah,,,

Apa kabar mas bro semua….sudah sangat….sangat lama sekali saya rasanya sudah tidak berinteraksi dengan blog maupun dengan mas bro semua….jujur rasa kehilangan sedikit saya rasakan….hihihi…maklum mas bro…disibukkan oleh kehidupan dunia nyata….Bersyukur kita masih bisa bergembira berbagi ceria dalam memodifikasi mesin motor, kali ini paket Bore Up menjadi tema utama modifikasi pada tahun 2012.!!

Paket Bore Up Yamaha Jupiter MX 135  Cukup 150cc Buat Harian

Meski kapasitas mesin Yamaha Jupiter MX 135 sudah cukup besar (135 cc), tapi banyak pemiliknya yang ingin bore-up. Alasannya, “Biar tarikan bawah gak berat dan lebih gigit. Sebab tarikan awal itu penting buat unjuk gigi,”

Nah, untuk mengatasi problem seperti di atas, Kami pun lantas cari solusi. Akhirnya, berhasil mendata beberapa bengkel racing yang menawarkan paket mengatrol tenaga bebek super ini.

Berikut ini, beberapa bagian penting yang mesti diubah :

Piston.

Seperti biasa diganti yang diameternya lebih besar. Pilihannya, ada seher Suzuki Thunder 125, Honda Tiger, Yamaha V-Ixion dan Yamaha Scorpio Z. “Sebenarnya bore-up pakai piston Thunder 125 sudah bisa melonjakkan kapasitas mesin jadi 150 cc, dan itu pas untuk pemakaian harian. Lebih dari itu pasti kurang enak dan getaran mesin terasa sekali. Kecuali buat balap, ya.

Kalau di ajang drag race, biasanya pakai seher Honda Tiger, volume mesin pun terkatrol jadi 250 cc dan jika memilih Yamaha Scorpio Z lebih gila lagi, kapasitas mesin langsung membengkak jadi 300 cc. Sayang kan, kalau buat harian.

Paket Bore Up Yamaha Jupiter MX 135  Cukup 150cc Buat Harian

Tapi ada juga yang memasang satu set blok Yamaha V-Ixion berikut seher, ring, pen dan pakingnya. Hasilnya sama kayak pakai seher Thunder. Bedanya, gak perlu mengubah mesin, jadi kalau mau bikin standar lagi lebih gampang.

Koil dan CDI Racing.

Ikut dimaksimalkan lewat pengaplikasian produk aftermarket. “Ini demi meningkatkan lompatan bunga api di busi. Agar kerja mesin lebih ringan dan optimal.

Paket Bore Up Yamaha Jupiter MX 135  Cukup 150cc Buat Harian

CDI pun banyak ragamnya, bisa pilih Rextor, BRT, FCCI dari Thailand, bahkan ada yang memakai CDI punya Yamaha Mio (standar). Untuk koil, tipe favorit dari para jago kilik ini tetap memilih koil Yamaha YZ 125 .“Api busi lebih besar, mengimbangi pembakaran di ruang mesin yang besar dan efeknya, tarikan juga lebih gahar, tuh!”

Karburator dan Knalpot.

Peranti pengabut juga penting mengadopsi tipe racing. “Umumnya karbu yang dipilih tetap pada PE berventuri 28 mm. Selain relatif lebih terjangkau, sentakan tenaga yang dihasilkan juga lumayan galak.

Paket Bore Up Yamaha Jupiter MX 135  Cukup 150cc Buat Harian

Sedang knalpot sebagai pendukung kinerja dapur pacu lebih mantap turut mengandalkan model kompetisi. “Kalo tipe racing, pada bagian dalam silencer-nya sengaja didesain tidak terlalu banyak sekat atau saringan, sehingga gas buang pun keluar lebih plong.”

Sekian info untuk Paket Bore Up Yamaha Jupiter MX 135, Buat Harian Cukup 150 cc,,,,Semoga bermanfaat bagi Anda.!!

 

 

 

Tony Motor Palopo

http://irawatyhadi.wordpress.com/

 

 

http://irawatyhadi.wordpress.com/

 

http://irawatyhadi.wordpress.com/

 

http://irawatyhadi.wordpress.com/

 

 

Bore-Up Suzuki Satria FU 200cc

Bore-Up Suzuki Satria FU 200cc

Head multivalve apalagi suzuki satria fu, yang dibekali teknologi Double Over Headed Camshaft   alias 2 batang klep diatas kepala silinder, bubungan in terpisah dengan bubungan out,  adalah lompatan besar dalam dunia mesin motor indonesia. Jenjang karir bagi mekanik yang memahami sistem DOHC, bisa jadi melompat menangani mesin-mesin mobil.

Belajarnya pun, kita harus bertolak kepada tuner mobil, salah satu anutan yang dipakai oleh RAT adalah, Bill Sherwood dari Sidney Australia. Beliau menerangkan bahwasanya head dengan jumlah klep inlet maupun out ganda , memiliki beberapa keunggulan, dibanding head konvensional.

  1. Mengurangi beban dan tenaga yang hilang akibat gesekan, utamanya di retainer set atau camshaft follower.Rocker-arm dan perangkatnya adalah kerugian, karena untuk membuka klep, noken as masih harus dimakelari oleh perangkat lain. Bandingkan dengan head satria fu, noken as bekerja mengontrol langsung buka dan tutup klep, tidak ada perantara, minim beban gesek. Artinya bisa kamu lihat , suzuki satria fu dengan mudahnya menarikan jarum tachometer ke belasan ribu RPM. Pernah lihat grand standard seperti itu. Baca lebih lanjut

Tips Bore-Up Lumayan Ngibrit Dengan Modal Irit

Untuk harian, bore-up nggak perlu beli yang racing-racingan. Asal tenaga naik, motor lumayan ngibrit dengan modal irit. Bagi, pengguna Yamaha Mio, silakan tiru cara ini.. Manfaatkan piston Suzuki Smash, naik bore jadi 53,5 mm. Biaya nggak banyak, tapi tenaga maksimal.
Aslinya kan bore x stroke Mio = 50 x 57,9 mm. Jadi, secara langsung, mengubah bore jadi 53,5 mm, kapasitas jadi naik lebih dari 120 cc,Tapi, tentu nggak langsung pasang. Pertama, musti gedein blok dengan bubut liner dulu agar piston 53,5 mm bisa masuk. Tidak perlu ganti boring, cukup dikorter.
Tips Bore-Up Lumayan Ngibrit Dengan Modal Irit
Lalu, bubut lubang pin 1 mm. Karena, pin setang piston punya Mio kan 15 mm. Sementara, bawaan piston Smash punyalubang hanya 14 mm. “Jangan lupa minta juga ke tukang bubut untuk bikin got buat klip atau spi setang piston. Juga jangan lupa untuk minta agar tinggi piston disesuaikan. Aslinya, di piston Smash jarak dari ring ketiga ke pantat piston 31 mm. “Nah, papas bagian bawah sampai nyaris rata.
Jarak ke ring paling bawah jadinya hanya 22,5 mm. Enggak perlu utak-atik kepala piston atau dome, juga ubah kepala silinder. “Karena diameter dalam squish piston Smash sekitar 44,7 mm. Nah, di head asli Mio sampai 50 mm. Jadi mendem, deh. Enggak bakal nabrak
Sekarang ngomongin biaya? Piston Smash satu set berikut ring cuma di kisaran harga Rp 98 ribuan. Biaya bubut paling nggak sampai Rp 100 ribu. “Yang sudah jadi juga ada. ”Dibanderol Rp 300 ribu.

Bore up Yamaha MX 135 cc

Bersyukur kita masih bisa bergembira berbagi ceria dalam memodifikasi mesin motor, kali ini Bore Up menjadi tema utama modifikasi di RAT pada tahun 2011, motor harian yang standardnya ber-piston kecil, kita ubah menjadi silinder raksasa, kapasitas membengkak namun tetap minum premium, irit, awet, kencang, yah semua persyaratan motor standard harus ada lah :)  Karena kita semakin dipercaya mengerjakan mx kencang, maka saatnya berbagi, inilah riset kita . . .

an01

Mendongkrak tenaga motor yamaha jupiter mx 135cc itu sangat menyenangkan dan mudah! Dari basic dasar kruk as yang mengusung langkah panjang, jarak baut tanam yang berjauhan, radius lubang crankase lebar, menjadikan urusan mendongkrak mx menjadi kencang itu urusan mudah, tapi ingat — beda tangan yang menangani pasti beda hasilnya lho… :)

Keterbatasan adalah :

1. Jalur air radiator; yamaha jupiter mx memiliki keunggulan sistem liquid cooled ( pendingin air ) sehingga kepala silinder mampu menerima kompresi hingga mendekati angka 11 : 1. Bandingkan dengan motor konvensional lainnya yang monoton bermain di 9 : 1. Jalur di kepala silinder ikut bersirkulasi di area blok cylinder, menjadikan dinding piston sangat dingin, efisiensi termal lebih bagus menjadikan komponen awet. Nah, ketika bore up, ketelitian pengaturan silinder wajib untuk mencegah kebocoran air radiator kedalam silinder setelah bore up.

2. Diacil Cylinder : Liner penampung piston berupa leburan alumunium dengan lapisan silicon, memberikan gesekan lebih minimum, setidaknya lebih baik dari liner konvensional. Sayangnya, blok silinder tipe ini tidak bisa di corter, ataupun dipakai untuk bore up! Kalaupun bore up harus mengganti dengan silinder tipe konvensional yang umum dipakai di motor-motor lain. Toh, motor sekapasitas tiger (200 cc) atau bahkan scorpio (225 cc) juga masih pakai liner tipe konvensional dan oke – oke aja… :)

Ada banyak pilihan tenaga …

an02

kop silinder khusu bore up :: RAT MOTORSPORT ::

Bore Up yamaha jupiter mx 150 cc

Ini adalah pilihan pemula , alias bore up “biasa” , dengan mengubah konfigurasi piston lebih besar menjadi 57mm, maka ketemu perkalian kapasitas mesin 149,78 cc. Yah beti lah, beda-beda tipis hehehe… cuma 15 cc.

Bore up paling aman, ga beresiko, pakai cylinder block set milik yamaha vixion. Istilah orang jaman sekarang Plug N Play, bayar langsung goyang, hahahahaha … apaaa coba?!? :D

Lari motor? Kok ya gitu-gitu aja… kalau tidak diimbangi modifikasi yang benar. Permasalahan utama, ternyata piston vixion tipe cekung permukaannya, jadi kompresi bukannya naik, malah turun… hehehe.. cape de..

Pakai blok bore up aftermarket untuk 150cc ? Cari yang piston flat ukuran 58,5 mm, itu ketemu kapasitas mesin 155 cc. Lumayan lah buat tarik-tarikan stop n go. Cek ulang clearances antara piston dengan dinding liner. Imbangan porting dan camshaft diperlukan.

Bore up pakai piston thunder…? Pikir 4 kali…

an03

BORE UP ekstrem :: MX PISTON SCORPIO :: RAT

Bore Up Yamaha Jupiter MX 165 cc

Banyak opsi menawarkan blok mx bore up 165 cc, apalagi dulu, sudah jadi primadona blok dari thailand menyerbu pasaran, tips membeli blok bore up ini kudu 1 set dengan : Blok , piston, ring, pen, clip, dan gasket cylinder head serta blok.

Pengecekan juga masih diperlukan meniliki kerenggangan piston terhadap liner. Memberi tambahan ekstra jalur oli di dinding piston layaknya piston izumi.

Di tahap ini perhatikan betul masalah KOMPRESI, kubah ruang bakar jupiter mx tidak lebih dari 11 cc, artinya : perhatikan betul deck clearances piston, serta ketebalan paking cylinder head. Cylinder head bekas yang sudah terpasang memiliki ketebalan 0,4 mm, artinya menambah sumbangan 1.13 cc. Agar aman dipakai harian, kompresi harus kembali di kisaran 11 : 1.

caranya , masukkan ke rumus RK = V1 / V2 + 1.

11 = 165/v2 + 1

10 = 165/v2

v2 = 165 / 10.

v2 = 16.5 cc.

Nah, kekurangan 4cc ini bisa dibantu dari deck clearance, jaga agar piston memendam tidak kurang dari 1 milimeter dari bibir blok. Selain mesin lebih aman, tidak mudah jebol, getaran pada mesin lebih minim, suara mesin adem.

Penyesuaian Porting , Noken as, penggantian suplai karburator, knalpot, disini sangat diperlukan.

an04

Karburator full REAMER untuk mesin BORE UP!

Bore Up Yamaha Jupiter MX 175 cc.

Piston FU bisa dipakai untuk bahan modifikasi jupiter MX, dengan menyesuaikan ulang pin piston, mengatur ulang ketinggian piston dan menambah paking cylinder block alumunium setebal hampir 2 milimeter, membuat modifikasi menggunakan piston fu cukup rumit dilakukan.

Cara lebih praktis bisa memakai forged piston aplikasi merk TDR. Diameter 62 milimeter, piston lebih ringan, hmm… menggairahkan untuk melontarkan kruk as di dalam mesin yamaha MX.

Pastikan engineer sudah sering melakukannya, karena resiko kebocoran akan terjadi jika salah menentukan tebal liner yang dipakai, serta kepresisian saat diatas meja bubut harus tepat persis kembali ke posisi standard bawaan motor.

Mau praktis? Bisa pesan blok mx 175 cc :) Kita siap membantu. Lebih sempurna lagi, kirim cylinder head dan blok set, kita tata ulang semua disini. Mangstab…!!! Perbedaan 30 % volume silinder menjadikan mx super beringas melaju di jalanan :)

Bore Up Yamaha Jupiter MX 185 cc

Piston tiger merk BM1 bisa dipakai, keunggulannya diameter extra besar namun pin piston masih sama dengan MX jika di daerah surabaya, bisa didapatkan pada bengkel SAM MOTOR, di bilangan Panjang Jiwo.

Perlu diperhatikan ketika memakai piston-piston tipe umum, jarak top piston dari pinion harus dihitung tepat dalam mengatur deck clearances. Kemudian panjang piston, harus benar-benar aman tidak menumbur daun kruk as.

Ketebalan liner tetap menjadi kunci keawetan kinerja mesin. Minimum ketebalan liner 2,5 milimeter. Atau diameter liner umumnya memakai 71 milimeter. Memakai liner diesel adalah pilihan bijak meski harganya sedikit mahal.

an05

blok 200 cc jupiter mx ::R A T ::

Bore Up Yamaha Jupiter MX 200 cc.

Bore up paling eksotis di tahun 2011, dan yang paling menyenangkan bagi kita. Telah beberapa motor mx harian kita desain menjadi 200 cc dengan piston berdiameter 65 milimeter.  Pilihan jatuh kepada piston bm1, atau lebih praktis memakai blok x1r japan.

Set blok x1r memiliki keunikan jalur radiator di bypass menggunakan selang-selang diluar blok yang meski tampak mengerikan tapi asyik. Air radiator tetep nyala. Motor aman buat jalan-jalan keliling indonesia… :)

Kompresi meningkat , kapasitas raksasa, karburator gambot, knalpot free flow, camshaft hi-lifter, apalagi diimbangi katub besar…!! Bayangkan sensasi performa motormu sekali seumur hidup , memiliki kendaraan mx yang luar biasa nikmat tenaganya :) Hanya pria sejati yang berani, dan penasaran mencoba untuk ber ekspresi lebih dan lebih lagi…

an06

:D

Perjalanan tahun 2011 masih panjang, dan kita masih ingin berbagi-bagi cerita pembelajaran kita dalam modifikasi mesin, alangkah indahnya anda kita bisa bersatu dan saling bertukar pikiran, silahkan main-main ke padepokan RAT untuk silaturahmi.

Inilah riset kami, memang riset itu membutuhkan waktu, sementara seiring berjalannya waktu pasti mengeluarkan banyak biaya, hanya dengan ilmu pengetahuan lah kita bisa mempersingkat riset, waktu dan biaya sehingga menjadi murah-meriah kencang…

Blok Silinder Yamaha Mio Spek Bore-up

RSG

Beberapahari yang lalu mampir ke racing shop milik seorang teman di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Eh, disana ada blok bore-up untuk Yamaha Mio. Tapi yang satu ini berbeda, bukan hanya plug n play untuk bore-up, tapi juga siap stroke-up!

Kalo cuma blok silinder bore-up, dipasaran sudah banyak banget pilihannya dan tinggal pasang tanpa perlu repot ubah sana-sini. Biasanya dikenal dengan istilah plug n play. Ukuran dan mereknya pun macam-macam. Ada merek TDR, Kawahara, LHK hingga yang tanpa merek pun juga ada.

Tapi yang P2R temukan ini blok yang punya fungsi untuk bore-up alias tambah volume silinder dan siap dipakai untuk Mio yang ingin stroke-up.

Setiap stroke up atau memperpanjang langkah piston pasti mengharuskan penambahan paking tebal di blok silinder bagian bawah. Dengan blok ini enggak perlu lagi repot menambah paking. Karena tingginya beda dengan blok standar.

Panjang blok silinder versi bore-up plus stroke-up  ini sudah 80mm, padahal standar Mio cuma 72mm. Wah, bisa stroke-up hingga 8 mm bro…!!! Trus kalau kepanjangan gimana dong?

Kata Robert Chong, tinggal papas saja bawahnya. Robert Chong ini pemilik racing shop Global Motorindo yang mengaku membawa blok silinder tanpa merek ini langsung dari Thailand.

Sedang diameter boring-nya ada tiga pilihan: 62mm, 67mm dan 68mm. Harganya lumayan mahal loh, dijual Rp 1,1 juta. Kalau minat datang aja ke speedshop Global Motorindo Jl.Let Jen Suprapto no.60, Galur, Jakarta Pusat.

Monggo bro dijajal….!!!

Join with Social Media Proud2Ride:

Fan Page FB = meymey84@rocketmail.com
Follow Twitter @MrSiswantohadi

Ganti Gigi Starter Mio, Badak Untuk Mesin Bore-Up

Jakarta – Yamaha Mio memang terkenal skutik serba bisa. Dapur pacunya bisa dibore-up gede. Tidak seperti skutik lain yang punya batasan bore-up maksimum yang lebih kecil. Mio bisa sampai 350 cc lo.

Sayangnya bila menerapkan volume ruang bakar gede, ada konsekuensi yang harus dihadapi. Sebab umumnya pembesaran kapasitas berdampak tekanan kompresi ikut tinggi. Sehingga butuh motor starter yang kuat memutar kruk as bila masih tetap mau memfungsikan starter elektrik.

Itu pun masih ada risikonya lagi. “Banyak kasus pada Mio bore-up yang masih pakai starter elektrik, gigi starternya (idle gear) pada rontok (gbr.1),” bilang Benny Rahmawan dari bagian R&D PT Mitra2000 di kawasan Lodan Center, Ancol, Jakut sambil menunjukkan komponen dimaksud dari Mio bore-up drag bike milik Mitra2000.

aN'jahirds

“Beberapa kali kasus yang sama juga pernah terjadi di Mio konsumen kami yang mesinnya juga dibore-up 200–250 cc. Malah sampai 3 kali ganti idle gear,” timpal Juffry, kru Mitra2000. Sepertinya, lanjut Benny dan Juffry, gigi starter bawaan motor kekuatannya dirancang buat mesin standar atau minimal yang naik cc-nya gak banyak.

Nah, lantaran sering mendapati kejadian seperti itu, Mitra2000 akhinya coba mengembangkan idle gear yang lebih kuat (gbr.2) untuk mesin-mesin bore-up gede. Dilabel merek TDR dengan banderol Rp 175 ribu. “Saat ini sudah dipasarkan. Bisa didapat di oulet-outlet TDR di mana saja,” promosi Benny.

Jadi, buat Anda yang Mio-nya sudah dibore-up di atas 150 cc dan enggak mau mengalami gigi starter rontok, boleh jajal produk TDR tersebut. Bentuknya dijamin sama persis dengan bawaan motor. Sehingga untuk bongkar pasangnya sama kayak idle gear bawaan pabrik.

Yakni mula-mula tanggal cover CVT. Namun sebelumnya tanggalkan dulu cover bodi di bagian samping kiri dek serta foot step sebelah kiri . “Peralatan yang dibutuhkan antara lain kunci T-8 mm, T-12 mm dan obeng kembang,” tukas Cece Hermawan, mekanik bengkel Mitra2000.

Setelah cover CVT lepas, selanjutnya copot puli primer. Bila sulit mengerjakan sendiri, bisa minta bantuan bengkel yang punya peralatan lengkap. Karena untuk mencopot mur pengancing puli itu, harus pakai tracker buat menahan putaran puli atau bisa langsung pakai impact drill (gbr.3).

Kelar puli ditanggalkan, baru deh gigi starternya bisa dibongkar. Yakni dengan melepas kedua baut pengancing pelat penahannya pakai kunci T-8 mm lebih dulu (gbr.4). Lalu setelah itu tarik gigi starter keluar dan pasang lagi pakai idle gear pengganti yang sudah disediakan.