podium utama kelas MP3 berhasil diraih Tri Cahyono

podium utama kelas MP3 berhasil diraih Tri Cahyonopodium utama kelas MP3 berhasil diraih Tri Cahyono. Racer Pemula tim Honda Tunas Jaya FDR INK Federal Oil (HTJFIFO) ini, menutup sempurna HRC 2010 seri Kemayoran bersama Honda Supra X125. Makin mantap, Honda Bebek 125 cc Tune Up itu sulit dikejar dan dilewati lawan. Baik di trek lurus atau tikungan, power keluar sempurna. Apa sih rahasianya?

“Pakai bensol biru, cukup bermain di perbandingan kompresi 12,5 : 1. Lalu, durasi noken as dimainkan di 275º,” ujar Wahyu Pristianto, mekanik tim HTJFIFO yang membuat pacuan milik racer asal Gunung Kidul, Jogja itu.

Wah, angka kompresi segitu bisa tercipta dari ubahan apa saja ya? Boleh dong intip sedikit? Makin sip lagi kalau boleh blak-blakan! He..he..he… Mantap! Sebab mekanik yang juga punya workshop sendiri itu berani buka catatan risetnya lho. Okeh!

“Boleh saja. Kan setidaknya ini bisa membantu riset tim Honda juga. Jadi, tim Honda makin kompetitif bersaing dengan merek lain,” bilang pria yang punya workshop IOD-Concept di Jl. Wates, Km. 6, Jogja. Wah, betul tuh. Jadi makin ramai ya!

Seperti dikatakan Wahyu, kem yang otak seting mesin 4-tak itu dimainkan di durasi 275º. Hitungannya, klep in buka 35º sebelum Titik Mati Atas (TMA), lalu menutup 60º setelah TMB (Titik Mati Bawah. 35º + 60º + 180º = 275º. Sedang untuk klep ex, membuka 60º sebelum TMB dan menutup 35º setelah TMA. 60º + 35º + 180º = 275º. Dengan hitungan durasi kem yang sama bagi klep in dan ex, maka LSA yang tercipta yaitu 102,5º. Karakter ini, bikin Supra X125 itu mampu bermain di putaran tinggi.

Apalagi dengan lift klep yang 8,8 mm dengan overlap 3,5 mm, maka kucuran bahan bakar dan udara yang masuk jadi sesuai kebutuhan ruang bakar. “Untuk piston sendiri, pakai Izumi diameter 53,35 mm. Dan, head dipapas 1 mm,” kata mekanik berusia 30 tahun itu.

Oh ya! Untuk klep, Wahyu cukup mengandalkan milik Honda Sonic yang dipapas diameternya menjadi 26 mm (in) dan 23 mm (ex). Agar kinerja klep naik-turun berfungsi sempurna, daya tahannya dijaga per klep Jepang yang didobel pakai per klep kecil milik Kawasaki Kaze.

Peran karbu tak kalah penting. Pengabut bahan bakar dan udara, dipercayakan ke Mikuni Sudco 24 mm. Pilot-jet 35 dan main-jet dipatok di 140. Itupun, juga masih dilakukan modif di bagian venturi. “Venturi dibuat rata dengan bagian dalam pakai cara tambal lem tahan panas. Ubahan ini ikuti karakter mesin 4-tak. Angin tak terbentur celong venturi,” aku pria yang terjun di dunia balap sejak 2004 itu.

Dengan semua seting yang dilakukan, peak power Supra X125 kelir putih ini sudah bisa digapai di 8.000 rpm. Bahkan lewat pengukuran diatas mesin dyno yang dilakukan, power tertinggi berhasil tembus di 21,8 dk

One thought on “podium utama kelas MP3 berhasil diraih Tri Cahyono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s